- Back to Home »
- Inspirasi Property »
- 3 Daerah Wisata yang Menjadi Target Investasi Kondotel
Posted by : Unknown
Senin, 13 Oktober 2014
Bisnis kondominium dan hotel (kondotel) semakin menjanjikan untuk investasi, terutama dari nilai sewa paling tinggi dibandingkan rumah, ruko atau apartemen. Bisnis tersebut juga tidak lepas dari potensi wisata setempat.
Dengan potensi wisata sebagai andalannya, ada 3 daerah di Indonesia yang menjadi target investasi kondotel, yaitu Bali, Bandung, dan Yogyakarta. Ketiga daerah wisata tersebut menjadi tujuan para wisatawan, bukan hanya domestik, namun juga internasional. Dari ketiganya, Bali menempati urutan pertama bisnis investasi kondotel.
Semakin tinggi nilai sewa yang didapatkan, semakin cepat pengembalian modal dari investasi kondotel tersebut. Pasalnya, Bali bukan saja menjadi surga wisata, melainkan tempatnya berinvestasi kondotel.
Sebagai catatan, jumlah kunjungan turis asing dan domestik sebagai pasar yang dibidik pemilik kondotel juga terus meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, jumlah wisatawan mancanegara saja pada dua bulan pertama 2014 tercatat 555.052 orang atau naik 16,9 persen dari kedatangan periode yang sama tahun lalu 474.803 orang.
Dengan potensi itu, lanjut Ratdi, pihaknya mamasarkan Grand Orange Condotel Pandawa Beach seharga Rp995 juta. Saat ini penjualannya sudah mencapai 80 persen.
Tahun ini tren harga kondotel di Bali meningkat seiring kenaikan harga tanah. Per Juni 2014, lonjakan harga sebesar 25,3 persen menjadi rerata Rp 37 juta per meter persegi. Menurut riset Cushman and Wakefield Indonesia, lonjakan harga tersebut lebih besar ketimbang kenaikan rerata selama tiga tahun terakhir yang tercatat sebesar 12,4 persen.



